Showing posts with label life. Show all posts
Showing posts with label life. Show all posts

Saturday, April 14, 2012

Don't let the fear leads you out

"Lihat orang-orang itu, mereka mengikuti peraturan karena takut. Untuk apa mereka takut? Mereka membiarkan rasa takut membimbing mereka."

"Memang apa yang akan terjadi jika tidak?"

"Hidup itu sederhana. Ambilah keputusan, dan jangan pernah menyesalinya."

-Fast & Furious

my BEST DECISION I'VE EVER MADE

my teacher : "tentang skors ini tolong dilupakan saja, jangan terlalu sedih ya, semangat"
me : "sedih ? ya senang la pak, kok sedih"
my teacher : "loh kenapa?"
me : of course laaa kenapa harus dipertanyakan, "yayalhaaa paaak saya nggak bisa bayangin kalo sekarang saya masih ada disana. *mgkn saya sudah gila sekarang"

mungkin awal januari lalu aku masih bimbang atas keputusan ini, 
tapi setelah lama aku sadari dan akan perubahanku selama beberapa bulan ini
aku yakin ini adalah keputusan TERBAIK yang pernah aku buat
mungkin aku berfikir I am the one who is always making bad decisions, termasuk sekolah di sekolah itu
tapi untuk yang satu ini, aku sangat tidak menyesalinya, malahan aku bersyukur,
terima kasih YA ALLAH, Engkau telah meridhoi jalan ini dan aku sangat menikmati setiap detiknya
insya Allah karena waktu yang telah Engkau berikan ini, aku menjadi semakin lebih baik, Alhamdulillah :)

aku tidak bisa membayangkan gimana nasibku sekarang kalo aku masih ada disitu,

Thursday, March 29, 2012

Reminder of the day


Jika kamu sakit hati, 
berhentilah melihat hal yang menyakitkan itu.

Look around, 
masih banyak orang yang baik dan peduli tentangmu

Bersyukurlah, dan berikan yang terbaik pula untuk mereka :)
enough said.

Karakter : Lugu

Siang itu aku lagi berbincang-bincang sama umik tentang penipuan yang dialami umik. 

Umik : "ya mungkin karna umik lugu, mudah percaya sama orang lain dan suka tulus kalo nolong orang. Padahal jaman sekarang ya jarang ada orang yang tulus, biasanya minta pamrih."

Dari kata-kata umik, aku nyadar kalo sifatku yang lugu selama ini mungkin karena keturunan atau didikan dari orangtua. Dari kecil bahkan sampai sekarang, karakter ini susah banget hilang dari kehidupanku. Lugu :

1. Mudah percaya
2. Terlalu baik
3. Terlalu tulus
4. Terlalu peduli
5. Terlalu jujur
6. Tampang bego

Ujung-ujungnya :
1. gampang diboongin
2. gampang dibegoin
3. gampang nurut
4. nggak dihargain
5. diremehin

inilah harga untuk orang-orang baik, tapi insya Allah pahala dapet, haha



Ya intinya kayak gitu. Buah yang jatuh dari pohonnya nggak akan jauh jaraknya dari pohon itu sendiri. Kayak karakter anaknya nggak beda jauh dari orangtuanya. Menurut penilaianku, terkadang aba sama umik itu gengsi dan kurang rendah diri, iya terkadang sombong, dan mereka lugu, haha

aku jarang, bahkan nggak pernah menilai orang sombong, karena apa yang mereka katakan aku langsung percaya tanpa berfikir negatif tentang mereka, apakah orang itu berbohong atau sombong. Jadi, ketika aku lagi sombong, aku nggak berfikiran bahwa orang-orang di sekitarku berfikiran kalo aku sombong, karna aku nggak  berfikir kayak mereka ke orang lain sebelumnya, padahal mereka berfikir kalo aku sombong, dan itu bikin nggak nyaman banget. Aku nggak bermaksud untuk sombong, aku hanya mengatakan apa adanya dan aku kira mereka langsung menerimanya seperti apa yang aku lakukan disaat orang lain berbicara. Aku nggak tau kalo pada saat itu aku sombong . . 

Dan aku terlalu baik dan tulus. Aku rela berkorban untuk membantu orang-orang yang butuh bantuanku tanpa berfikir apakah mereka memanfaatkan aku atau nggak. Tapi kalo itu terjadi, rasanya nyakitin banget, jadi nggak ikhlas, ujung-ujungnya sakit hati tapi nggak pengen balas dendam dan nggak akan bisa. 
Tapi kalo giliran aku yang minta tolong, rasanya canggung, sungkan dan itu berlebihan. Karena aku merasa mereka akan berkorban seperti aku berkorban ke mereka dan itu bakal ngerepotin banget, yang pada kenyataannya mungkin pengorbanan mereka nggak akan selebay pengorbananku. 
ya Allah .. bener" fucked up deh punya karakter ini sumpah. Jadi beruntunglah ya kalian yang punya karakter ego yang tinggi, walaupun dibenci orang tapi karakter itu menguntungkan di kehidupan. Emangnya saya yang punya karakter lugu ini disukai orang ? Nggak. Sama saja. Malah dimaanfaatin dan totally nggak dihargai. Dihargai disaat lagi dibutuhkan. Sucks yah. Yaa inilah orang baik dan inilah jaman sekarang. 

Aku tau disamping itu juga dapat pahala, tapi kalo ujung-ujungnya menyakitkan dan jadi nggak ikhlas ? Kan sama aja. 

Padahal di awal SMA ini, aku berusaha menjadi orang lain. orang yang careless seperti mereka, fun, santai, tapi hasilnya sama aja, karakter ini susah banget buat dihilangin.

aku : pak, akhir-akhir ini lo saya kok sering marah ya, saya pemarah ya pak..
pak imam : kamu itu nggak bisa marah, kamu hanya marah sama diri kamu sendiri

dan, pas dibondowoso dulu, aku pernah sakit hati karena aku bener-bener berkorban demi sesuatu yang sebenernya nggak ngaruh sama sekali ke aku, tapi untuk teman-temanku. tapi ternyata hal itu nggak diakui banget, nggak dihargai, dan dianggap seperti "just another trash". It was really hurting. Sejak saat itu aku berjanji pada diriku sendiri nggak akan berkorban terlalu berlebihan kepada sesuatu yang sama sekali nggak ngaruh apa-apa terhadap diri aku sendiri. Dan aku nggak nyangka kenapa aku berbuat segitu baiknya, pedulinya, tulusnya . . 
aku : ya Allah kok nggak dihargain banget seh pengorbananku selama ini
temenku : makanya ta, kamu itu jangan terlalu baik sama orang, dan jangan terlalu peduli

temenku malah bilang kayak gitu . . 
it sucks disaat kita melakukan sesuatu yang baik dan tulus kepada orang-orang, apalagi rela berkorban hanya demi kepentingan mereka, tapi kamu malah tidak dihargai, dianggap sampah, dan ada saat dibutuhkan. karena mereka fikir kamu BAIK, kamu nggak mungkin jahat, dan orang-orang bisa seenaknya saja datang dan pergi. itu menyakitkan banget..

it sucks disaat kita melakukan kebaikan tapi orang fikir kita hanya ingin tampil 'eksis' atau ingin diakui. Padahal entah kenapa dan entah darimana, kita melakukannya dengan tulus dan murni. Tapi hal itu bakal tersadarkan disaat kita merasa nggak dihargai, karena itu menyakitkan banget. Dan setelah sadar, apa yang bisa dilakukan ? Nggak ada kecuali ikhlas dan let it go. 

ya yang paling sucks itu kesala-pahaman disaat kita melakukan kebaikan tapi dinilai sombong. 
padahal kita tulus, dan itu murni, unspeakable but it totally sucks. you know, IT SUCKS !

it sucks when 'thing' told me that :
Jangan terlalu jujur sama orang, biasanya orang yang seperti itu tampak murahan


WHAT THE ?
for god's sake, I am not. it doesn't mean I am a slut you bitch ugh, enough said. 

di SD dan SMP dulu aku terkenal anak yang lugu. tapi mungkin di SMA ini mereka kurang percaya kalo aku anak yang lugu. Di luar, aku terlihat kayak orang yang careless or something. yea, I've been trying to be someone else for your information. But deep inside, totally lugu, men. Seseorang telah menyuruhku untuk berhenti menilai diri sendiri. tapi karakter yang satu ini bener-bener mengganggu banget dan susah untuk ngilanginnya. Gimana pun juga, sesusah apapun usahaku untuk menjadi orang lain, sifat ini bener-bener udah pewe di kehidupanku. Segila apapun sifatku saat ini, tapi tetep, karakterku ya gini ini, freakin' lugu. kalo dibilang bangga, dulu waktu SD bangga, tapi untuk sekarang, sumpah demi apapun, sama sekali nggak bangga. Sifat ini lebih banyak mengakibatkan kerugian daripada keuntungan, dan aku bersikeras pengen ngilanginnya. 

tapi terkadang kalo make karakter ini ke orang-orang yang tepat, luar biasa rasanya, enak, bebas, damai dan lega. tapi kalo ke orang-orang yang salah, luar biasa sakitnya.. kesimpulannya mending jadi orang yang normal atau punya ego yang tinggi sekalian haha 

PLAN ?
I DON'T GIVE A SHIT.
aku udah sadar, dan mungkin aku bisa nerapin apa yang udah aku tau. aku nggak bisa 'afterall' jadi someone else yang bisa careless or something. ternyata this is me indeed, dan mungkin aku bisa mengontrolnya dengan menjadi orang yang tegas walaupun nggak setegas orang-orang yang punya ego tinggi.

Fin, yang tegas ya . . Udah cukup kan jadi someone elsenya tapi tetep nggak bisa kan ? Ya udah nggak papa jalanin aja apa adanya, tapi tetep hati-hati dan don't give a shit about what people thinks yaa, yang sabar dan inget, berubahlah sebisa mungkin :)

dan untuk orang-orang yang kayak aku dan sebagai reminder or maybe my own motivater, 
GO FIGHT WIN ! Life is just another illusion, we play in the same circle game. promise yourself not to do anything wrong just the way you did, but if you did, forgive yourself and move on quickly. don't waste your time to punish yourself. Life is too short, guys. don't hate yourself, but fix what's wrong and fight for yourself eventhough you have this freakin' character doesn't mean you have to be a loser all the time :)

Saturday, March 24, 2012

Friday, March 23, 2012

Nowadays

nowadays feelings :

1. oh god, kurang beberapa hari lagi UNAS ! Hari berasa cepet banget, sih ?
2. bimbang dalam menentukan kuliah dan jurusan yang akan digeluti nanti karena masih belum percaya diri akan jati diri dan minat yang sebenarnya.
3. gelisah dan cemas akan teman-teman yang akan aku temui di jenjang perkuliahan nanti. belum yakin untuk siap bergaul dengan mereka, mereka yang dewasa akan fikiran dan perilakunya. 
4. takut akan sebuah kegagalan dan rasa kecewa
5. masih tidak bisa menerima kenyataan. semua seakan-akan berlari, dan aku masih berjalan dan bimbang, bingung, gelisah, cemas akan semua ini. *galau
6. susah dalam mengatasi rasa jatuh cinta di masa-masa pubertas ini. *aargh f*ck

words that make me feel save :

1. I have GOD
2. I have family and friends, mereka yang akan menemaniku menjalani hidup yang berat ini. 
3. belajar untuk menjadi pribadi yang dewasa dan lebih baik
4. menjalani 99% usaha, dan menyerahkan 1% pada-Nya akan rencana-rencana masa depanku
5. yakin akan akhir yang baik untuk yang terbaik bagiku.

"Selalu percaya akan Tuhan yang selalu memberikan yang terbaik bagi kita semua."

Harapanku :

Semoga pilihanku (rencanaku) yang diridhoi oleh-Nya nanti adalah yang terbaik untukku, Amin.

Jika kau kecewa nantinya :

Jangan buru-buru mengambil keputusan. Dengarkan sekitarmu dan minta pada Allah yang terbaik untukmu.
Jangan terlalu menarget suatu rencana, karena hal tersebut bisa berakhir fatal jika Allah tidak meridhoi rencanamu. Selain menolak energi positif dan menerima energi negatif dari alam, dan akan berakhir pada sebuah kekecewaan dan PENYESALAN.
Semoga kau bisa menjalaninya, Amin. 

"Life is hard. Let's not make it harder."
- Mario Teguh


Wednesday, March 21, 2012

Photobucket

DE WA SA :)

sore ini aku bener-bener capek banget. padahal usek tadi cuman satu mata pelajaran, dan itu terakhir. energiku terkuras gara" mati"an browsing di internet, well, something that I have to do, dan aku belum makan sama sekali seharian ini.

aku ngerasa pikiranku berkecamuk, nggak nafsu makan, gelisah, pusing, rasanya ....
aku fikir ini efek jatuh cinta *silly*, karna emang akhir" ini galau soal itu *maklum, I am a freakin' teenager. tapi ternyata bukan, ini gara" UNAS ! Ya Allah .. cepet banget hari itu jalannya. tiba" sekarang uda tanggal 23 coba ? nggak nyampek sebulan unas bakal berlangsung ! dan aku ? BELUM SIAP !
Padahal temen-temen uda ketawa lega, dan santai karna mereka emang mungkin udah pada siap, lha aku ?

pulangku sore, dan aku maksain diri buat makan, walopun cuman beberapa sendok. padahal bulan lalu, tiga entong pun aku abisin, tadi cuman lima enam sendok, dan itu sampek pengen muntah sanking nggak nafsunya. aku stres, gelisah, capek, pokoknya fikiranku nggak fokus, kemana-mana, saling berkecamuk.

tapi tetep, jadwal les gak boleh terlewatkan, walaupun bahasa, aku nggak mau lagi ngeremehin ! aku udah kapok dengan sikap ini, karna semuanya saling bergantungan, aku nggak mau lagi melewatkan sesuatu. *amin.
aku harus dateng sekarang, apalagi ketemu sama anak itu, karna anak itu emang secara nggak langsung memotivasi diri aku sendiri, alhamdulillah ketemu orang kayak dia. eeh, tapi sayangnya tadi dia nggak dateng, soalnya usek negeri besok giliran fisika. kata temenku satunya, x (cowok), dia belajar. sempet juga kita (tentor bhs inggris, x, temenku cewek) ngebicarain tuh anak, kecuali aku yang ikut nimbrung, cz emang belum tau apa-apa tentang dia, haha. 

guru bahasa inggris : "iya, anak itu dewasa pikirannya, cara ngomongnya juga, kayak anak kuliahan yang uda semester akhir. mandiri, nggak mau ngerepotin orangtua, dan dia selalu mikirin tentang masa depannya."

temen cewekku : "uhmm.."

x : "iya, emang kayak orang dewasa dia, nggak main-main, mesti serius, rajin, mandiri.."

aku : "pak, artinya ini apa ?", ngoreksi tryout kemarin sambil berniat buat mengalihkan pembicaraan yang nggak sengaja bikin salting sendiri

guru bahasa inggris : "oh, itu artinya ini .. "

dan tepat pas itu bel pulang, dan aku masih nyocokin jawabanku sama jawaban x yang uda dikoreksi sama si tentor bahasa inggris tadi. akhirnya di kelas tinggal aku sama si x.

x : "kamu salah berapa?"
aku : "salah sekian, kamu ?"
x : "salah sekian" (salahku lebih banyak dari x), dan tiap jawaban salahnya si x, jawabanku malah yang bener, dan sebaliknya. pas aku masih ngeliat-liat jawabanku sama jawabannya, si x ngeliatin mataku, aku sadar tapi aku pura-pura gak sadar dan mengabaikan, tapi tiba-tiba dia bilang, "kamu suka bahasa inggris ya ?"

padahal salahku lebih banyak daripada salahnya, tapi dia tetep nebak kayak gitu.
walaupun aku emang suka bahasa inggris, aku bilang, "nggak sih, aku lo salah banyak.."
bukan tebakannya yang bikin aku shock, tapi sikap dia yang peduli sama sekitarnya. dia memperhatikan orang-orang disekitarnya, dan sikapnya dewasa banget.

x : "uda keliatan dari matamu.", dan aku cuman ketawa. and I was like, 

oh god .. temenku ini pada DEWASA ! Nggak kayak aku, pikiran masih cetek, cengeng, too emotional, not stable at all ! ya Allahh... aku juga belum umur 17 tahun kayak mereka ! aku kaget banget dapet temen baru yang dewasa kayak mereka. 

tapi aku nggak minder sama sekali kok, aku malah menikmati bergaul dengan mereka, ngerasain gimana jauhnya perbedaan antara cowok smp dengan sma. aku kaget, bener-bener kaget. secara, selama 2 tahun ini aku nggak terlalu bergaul dengan anak cowok, haha. iyaa.. mondok ... aku nggak tau gimana proses dewasanya mereka, 

ya Allah .. aku bener-bener kagum. yang pas smp aku nggak pernah percaya kalo cowok bakal lebih dewasa dan pinter daripada cewek di sma nanti, ternyata beneran terjadi. 
pikiran mereka lebih dewasa, cara ngomongnya juga, dan mereka lebih ngeh ke tanggung jawab mereka.

yaa.. boleh dikatakan bimbel ini ngelatih aku buat bergaul sama orang-orang dewasa yang pastinya umurnya lebih tua dari aku di perkuliahan nanti. aku kira dewasa itu membosankan, tapi sebenernya dewasa itu mengasyikan, ini hal yang baru. dan sikapku buat ngadepin ini, aku akan berusaha seperti mereka. dewasa. saling peduli dan memperhatikan satu sama lain, berusaha untuk menjadi lebih baik, bukan yang terbaik. 
no drama (trying to be someone else).

Monday, March 19, 2012

someone for the rest of our lives

hahaha, pembicaraan ini sedikit terlalu berlebihan untuk usia seperti aku, 
tapi yaa apa salahnya buat dibahas ya kan ?

gimana kalo setumpuk cokelat dengan berbagai aneka bentuk di dalam toples, dan kita berusaha untuk mengambil satu dari mereka. kita nggak tau kan bentuk apa yang bakal kita ambil ? Itulah hidup.
-3second

seperti jodoh. 
ya ya ya, aku tau kalo aku masih belum cukup umur untuk membicarakan soal yang satu ini. 
nggak sengaja tadi pagi aku nanya ke salah satu guruku, "bu, emang kalo mau ngedapetin jodoh itu boleh berusaha ? bukan takdir ?"
ibunya jawab, "boleh berusaha, minta sama Allah"
and I was like, what thee ...
dan baru aja aku ngebicarain masalah ini sama one a friend of mine

kalo menurutku, berdasarkan pengalaman yang aku liat, orang yang baik, jodohnya itu sama orang yang baik. jadi pada dasarnya, gimana pun karakter seseorang, jodohnya juga pasti nggak jauh beda sama karakter seseorang itu tadi. 
contoh nyata, aku punya dua kakak, dan mereka udah pada married semua. yang pertama, cowok, dia pernah jadian sama seorang cewek kuranf lebih 4 tahun. ceweknya baik, sopan, rajin, dan lain sebagainya. dan kakakku, orangnya cuek, nggak rajin, manja lol. tapi jodohnya bukan cewek yang baik tadi, malah kakakku ngedapetin istri yang nggak jauh beda sama karakternya itu tadi, cuek, nggak rajin, dan manja, haha. 

kedua, kakak perempuanku. 
dia orangnya 'sering' banget yang namanya gonta-ganti cowok. nggak tau deh udah berapa kali, tapi ujung-ujungnya jodohnya nggak jauh beda karakternya sama dia. keras, kalo ngomong lantang, tegas, pinter ngomong, kayak preman, yap, keras kepala, egois, LOL !



jadi dari kedua nya, dapat disimpulkan BAHWA karakter jodoh kita nantinya nggak jauh beda dengan karakter kita. aku nggak setuju sama mereka yang bilang, seseorang yang bersifat keras pasti jodohnya orang yang bersifat lembut, jadi bisa menyeimbangi. Allah maha adil, semuanya. Hakim yang paling adil. Dia akan 'ngasih' jodoh yang karakternya nggak jauh beda sama kita, biar kita bisa ngehadapin orang yang semacam dengan kita.  aku yakin, karena bukti nyata udah ada. dan, selama ini aku belum pernah ngeliat sepasang kekasih(suami-istri) yang saling bertolak belakang karakteristiknya. 

untuk aku ? 
waw, kalo kaya gini asyik kali ya sama seseorang yang karakteristiknya nggak jauh beda sama punyaku
and I'd spent the rest of my life just with someone like him

Tuesday, March 13, 2012

Fall In Love For The First Sight

fall in love for the first sight ? aku yakin semua orang pernah ngalamin ini, apalagi mereka yang lagi beranjak dewasa alias dalam masa pubertas, semua ini normal. kita masih nggak tau apa arti cinta yang sebenernya, dengan kata lain cinta monyet. kita nggak begitu kenal gimana rasanya jatuh cinta yang sebenarnya, atau sekedar suka, ngefans, obsesi, dan lain lain. 
terkadang perasaan ini bisa dijelaskan apa faktornya, apa kar'na dia tampan, cantik, baik, pintar, lucu, dan lain lain. tetapi kata mereka yang lebih tau soal cinta, arti cinta sebenarnya adalah dimana kita bisa saling menerima satu sama lain apa adanya, mengesampingkan segala kekurangan, dan menyayangi dan mencintai sepenuh hati. tapi aku masih ragu akan rumor ini, apakah di jaman sekarang cinta yang suci seperti itu masih ada ?

kembali lagi ke masalah awal, love for the first sight. sebage anak muda, masalah kayak gini yang kelihatannya remeh bisa menjadi masalah terbesar dalam hidup. kebanyakan cinta tipe seperti ini berakhir dengan hal yang menyakitkan, dan menyesal, merasa terbodohi dengan hal ini, yang ujung-ujungnya kita malah masih betah buat tenggelam di hal seperti ini. aku pun nggak terlalu berpengalaman dalam hal ini. rasanya aneh, bikin kepikiran, gelisah, nggk nafsu buat ngapa"in, yang pling diinginin cuman pengen ketemu 'si dia'. 
dan aku pikir, "fuck for this feeling". 
tapi cinta seperti ini juga gampang perginya. setelah ada yang baru lagi, atau jarak yang semakin berjauhan, atau faktor lain yang memungkinkan, kita pasti dengan mudahnya melupakan 'si dia'. ini adalah pendapatku tentang cinta monyet itu tadi. So, gimana pendapatmu ?


Monday, January 2, 2012

Saturday, December 31, 2011

Monday, December 5, 2011

Pernyataan Dua Tahunku. - In Amanatul Ummah Islamic Boarding School

dua tahun yang kacau. 

iya teman, iya para guru, iya para pengurus pondok, iya orangtuaku. 
lima bulan kurang lagi bakalan UNAS ! dan nggak lama dari itu aku bakal keluar dari pondok itu, seperti apa yang aku impikan. keluar = lulus. AMIN. 
well, aku buka mata lagi, dan baca, UNAS. Subhanallah, iya aku akui, cepet banget. perasaan baru kemarin aku njalanin unas smp. ini menyedihkan. aku bahkan nggak siap SAMA SEKALI. setahun yang lalu, aku nggak niat sekolah, SAMA SEKALI. nggak ada kemauan untuk belajar. nggak usah belajar dulu deh, masuk sekolah aja aku jarang, banget. dan aku menyalahkan keadaan, mondok. wuuf, beragam masalah yang aku PERBUAT dan aku lalui di sekolah ini. dalam setahun, setengah ini. aku hebat ? NGGAK. aku bahkan nggak bisa membuat semua keadaan ini semakin membaik, malahan memburuk. masalah ini, actually, terulang kembali. 
aku sekarang mudah marah, ngelakuin hal yang sebelumnya nggak pernah aku lakuin, lil' bit *gila dan stres. yah, aku menyadari hal itu. never listen the people, keep talking to myself. not growing up, every tips that I've read is just . . . you know, it ain't nothin', all of'em. aku mudah marah, bukan karena aku benci mereka semua, semua yang ada disini, nggak. aku marah terhadap DIRIKU SENDIRI. betapa bodohnya aku nggak bisa mengontrol diriku sendiri dalam menghadapi situasi yang sedang aku hadapi, iya, sekolah ini. 

I screwed up, I amma totally fucked up right now. 

Aku juga masih heran, oh ternyata aku bener-bener gini yah. bahkan, aku nggak bisa merubah "mindset" ku sendiri. Aku bahkan berkomitmen, aku akan terus begini, sampai lulus. Being a trouble maker, dan nggak nyelesein masalahku secara tuntas. aku membiarkan semuanya menjadi larut begini, dan lari dari segala macam masalah ini. I know, what a loser. I don't know, I just read a book that says, "segala sesuatu itu berasal dari pola fikir. manusia nggak akan berubah, sebelum mereka merubah "mindset" mereka. " dan aku sedang mengalami hal itu. I can't even change it. Totally. How ashamed. 

Ya udah, mau gimana lagi. Dengan AKU SADARI, aku nggak mau berubah. Sebelum ada "Sesuatu" yang bisa bikin aku berubah. dan from now on, I can't tell you what it is. You know, some kind of my REALLY hobby. I just want to do somethin' that I like to do, oh god . . . sampek-sampek aku mengabaikan sekolahku, apalagi di pondok. 

YOU KNOW WHAT WAS MY MISTAKE ??

aku "coba-coba". aku akui, pas itu aku tergiur banget sama yang namanya AKSELERASI. sampek-sampek aku nggak mau tau seluk beluk sekolah ini. aku nggak mau tau gimana fasilitasnya, ataupun sistem pembelajarannya. you know what, I don't even know that there is no IPS ! Goddamn it, what a foolish. I was really want you know, Accounting management, like my daddy said. Instead, I just have been studying those lessons which is I really really hate of. Physics, Chem, Math . . blah . .  Oh, THANK GOD. 
What a good side is ? Yeah, Islamic boarding school. So, I can learn what the Islam is. but it ain't nothin'. I don't even want to live in there. So that's it. I lost in nowhere. 
Udah terlanjur, pas itu semester dua, umik udah positif mau mindahin aku ke khadijah. Walaupun aba nggak setuju, mungkin umik udah nyerah, kasihan, atau apalah. Akhirnya, pas udah didaftarin, dan malam terakhirku disitu, nggak tau kenapa aku berat banget buat pindah. Ngabisin biaya udah sekian, nyamannya punya temen-temen kayak mereka, dan nggak mau jadi anak baru. AKH ! Seandainya aku GUNTING hujatan dalam hati yang pernah ngekang aku buat nggak jadi pindah waktu itu, AKU PASTI UDAH PINDAH ! Dan, akhirnya, nggak jadi. PLIN PLAN ! THAT'S ME ! I hope it WAS me. 

dan aku menjalani hari-hari dengan segala macam masalah, ancaman untuk dikeluarin, masalah musuhin guru yang jadi korban "kesetres-anku", mungkin sampek sekarang. alhamdulillah orangnya pindah tugas jadi rada "hilang". MAAFKAN AKU, OH I REALLY MEANT IT. aku nggak tau ya, sampek sekarang pun cara untuk meminta maaf bagaimana. dengan cara nyembah bersujud dihadapannya gitu ? or nyogok ? or give him a smile everytime when I see him ? Mungkin itu nggak cukup. dan mungkin nggak akan pernah cukup, karena kesalahanku yang TAK TERMAAFKAN. dan untuk sampai sekarang ini, yang aku lakukan adalah, just pretending nothin' happened. Pura-pura nggak ada sesuatu yang terjadi dan moves on. Although, HEY PEOPLE ! I made a RIDDICULOUS, you know UNFORGETABLE, UNFORGIVEN MISTAKE THAT I'VE DONE IN MY LIFETIME. Aku menyakiti hati guru itu, sampek bikin beliau NANGIS. ya Allah, aku nggak nyalahin karakter beliau yang terlalu sensitif untuk sekarang ini *iya, yang lalu aku akui aku malah menuduh beliau seperti itu. Dan sekarang aku akui, akhir-akhir ini, semua itu dari aku, aku yang ngelakuin semua itu. aku kehilangan kontrol dalam diriku, DAN SEHINGGA aku melakukan ini semua, dan dampaknya semua tersakiti, mereka dan aku. aku aku aku yang salah. aku bodoh, payah dalam mengontrol diriku sendiri. dan aku berusaha untuk menyalahkan mereka, menyalahkan keadaan yang jelas-jelas semua ini salahku. aku yang salah pilih sekolah, aku yang salah karna menyalahi peraturan, aku salah dalam ucapan, aku salah dalam menentang semuanya, aku salah dan aku salah. 

aku tau, semua ini nggak akan semudah itu untuk dimaafkan. nggak tau deh, kok kesannya aku sekolah disini bukannya untuk menuntut ilmu atau menyandang title jadi, "salah satu anak akselerasi". kok rasanya aku jadi "trouble maker" dan "there are a lot of mistakes, somethin' that I've done". kok malah aku membuat berbagai masalah disini. 
bagi kalian yang baca ini, I am sure that it's not really important to be read of. but I just need to write somethin'. someone just said, "kamu bukan pemarah, judes, or somethin'. kamu benci pada dirimu sendiri lalu kamu marah, TERHADAP DIRIMU SENDIRI." aku akui, dan itu sangat menyedihkan. you know what, from now on, MY LIFE IS TOTALLY SCREWED UP, AND IT'S REALLY PATHETIC. I FEEL LIKE I REALLY AM, A LOSER. such a loser . . . 

Dan ceritaku, ceritaku . . . . nggak tau, HANCUR NGGAK ADA ARAH ! Dan aku masih bertahan disini, duduk, sambil nulis semua ini, dan it really is PATHETIC. Dan lebih tragisnya lagi, aku bahkan nggak bisa nangis, LAGI. nggak tau apakah air mataku habis, atau aku udah bosan, capek untuk menangis lagi, atau aku menganggap nangis nggak ngerubah segalanya. 

you know, I am still feelin' curious what will happen in the end of this story. Story of mine, school in this, what a boarding school. apakah aku bertahan, apakah aku DIKELUARKAN. keduanya, nggak ada yang aku coba untuk yakini. aku akan berjalan, berusaha untuk melewati semuanya, dengan TETAP melakukan apa yang udah aku terlanjur lakukan dan menjadi karakteristikku saat ini, sungguh sebuah masa sma yang sulit dan menyedihkan. aku sudah terlanjur terjerumus menjadi a trouble maker, dan aku memutuskan untuk tetap menjadi trouble maker. karena merubah segalanya, merubah karakterku yang semakin menjadi-jadi ini, SANGATLAH SUSAH. dan mereka nggak akan pernah ngerti, dan tetap menyuruhku untuk merubahnya. aku tau aku bisa, tapi entah, aku berkata nggak bisa dan aku merasa ada sesuatu yang aku nggak ingin merubah ini semua, karena terlalu rumit dan melelahkan. aku hanya ingin keluar, lulus dari sekolah ini. hanya itu yang ada di pola fikirku. aku tidak ingin sekolah disini, really. 

Sampek sekarang, aku nggak bisa menemukan bagaimana merubah ini semuanya, menyelesaikan ini semuanya. Tapi aku tau satu hal, harus berubah, dan aku angkat tangan dan nggak mau ngelakuin hal itu. 
aku nggak tau gimana cara menebus semuanya, meminta maaf kepada beliau-beliau yang sering aku sakiti, aku kecewain, aku khianati dengan sejuta janjiku *aku tau sedikit lebay. 
aku nggak tau gimana cara memotivasi dan merubah setting fikirku untuk kembali fokus ke pelajaran yang selama aku sekolah disini nggak pernah aku taruh perhatian kepada mereka. 
aku nggak tau, gimana cara melakukan itu semua, bahkan aku nggak tau cara menemukan kebahagiaan diriku sendiri. ya aku tau, tapi aku nggak bisa menemukan. 

aku betul-betul merasa buta, dan seakan-akan aku juga menolak untuk melihat. 
dan, ekstrimnya aku, keseringan aku udah "capek" untuk berdo'a. aku tau ini kesalahan besar. Every single pray I do (sholat), aku hanya berdo'a untuk orangtua, jarang untuk diriku sendiri. Karena aku benar-benar merasa menyerah dengan diriku sendiri. Aku sama aja berdoa dan minta untuk berubah, tetapi tragisnya aku sendiri nggak mau untuk berubah. OKEH. 

bagi kalian, aku sampaikan. Saat kau tertimpa masalah, baik tak sengaja maupun disengaja dari dirimu sendiri karena kecerobohanmu, aku sarankan CEPAT-CEPAT SELESAIKAN MASALAHMU, DAN MEMINTA MAAF PADA YANG BERSANGKUTAN. 
karena kalo nggak, akibatnya masalahmu tambah berlarut-larut, tiap pagi masalah itu telah mewarnai hari-harimu, dan kau nggak akan pernah mendapatkan hari yang indah, mungkin sampai masalah itu selesai, atau menumpuk dengan masalah barumu yang lain. 
Dan kau, akan menanggung masalah mereka yang membencimu atas kesalahanmu sendiri sekarang sampai di akhirat nanti.
Dan yang terakhir, semuanya akan membekas dan semuanya akan berakhir sebagai PENYESALAN yang akan membekas sampai nanti *nantinya nggak tau kapan. 
Ya, you know, sebagai pelajaran buat aku, dan bagi kalian semua. JANGAN TERJERUMUS TERLALU DALAM ! BAIK DARI TEMAN, MAUPUN TRAGISNYA, DARI DIRI SENDIRI. 

Hanya itu, dan well I got to move on, and wonderin' how it's gonna end. just, walk through it. And you know, I amma still like this. Till' I find my "new world", amin. I hope to myself, I can solve these out, amin. *by Allah's help.


--In this school, I am even not learning about Islamic things. 
I learn about somethin' deeper, learning about humans characterism, problems, being a trouble maker, life, happiness, myself, and more . . *I take it as my new lessons. I hope it'll be useful for my future, I guess. So I can solve my problem quickly before it gets worse.  

Monday, November 21, 2011

Life.

Hidup. 
Sampai sekarang, aku masih penasaran dengan arti hidup, walaupun semuanya sudah jelas. 
Kita ditakdirkan dalam suatu ruang lingkup, yang berisi tentang bakat kita, garis kehidupan yang akan kita jalani, karakter, semuanya. Hidup, yang paling aku takuti adalah kehilangan orang-orang yang aku sayang. Kenapa Allah begitu tega membuat takdir seperti ini, bahwa suatu hari nanti, kita akan kehilangan satu persatu orang yang kita cintai. Ayah, ibu, saudara-saudara, teman, semuanya. Bahkan, kita sendiri. Kematian adalah takdir, yang sudah pasti terjadi. Tapi kenapa ?
Kita ditakdirkan sebagai manusia, yang tidak luput dari salah dan lupa. Tapi Allah begitu menghakimi atas kesalahan-kesalahan yang kita lakukan. Kita tidak luput dari cobaan-cobaan yang harus kita hadapi semasa kita hidup. 
ya Allah . . 
People changed based on time. Everybody. If you wanna survive of being in life, you got to be close with God. 

Sunday, November 13, 2011

Aku sedang mengalami hari-hari yang sangat sulit sepanjang hidupku.
Hidupku serasa telah mati . .
Tetapi sayangnya aku nggak tau bagaimana rasanya mati, pasti lebih kejam. .
Jika aku melakukan hal 'itu', hidup ku di sini dan di sana akan sama-sama mati . .
Maka aku mengurungkan niatku untuk melakukan hal 'itu'

Mereka bilang, ini belum apa-apa, ini hanya permulaan
Permulaan yang rasanya sedikit demi sedikit 'membunuh' . .

: Susah dan menyakitkan tinggal di sebuah pondok pesantren yang seperti itu. Tetapi aku tau hal ini akan berakhir dengan mengesankan, aku akan menantinya. Soon enough.

Thursday, November 3, 2011

Sometimes you have to choose. You can't live with them both. Life with it, or leave it. Be consistent, everything will be much better. No one gets hurt. 


- M. S. M. -

Monday, October 31, 2011

perfeksionis. 
jujur, benci banget punya sifat ini. pas itu lagi-lagi pak imam, haha beliau memberikan beberapa titik dan menyuruhku untuk menggambar dalam titik" tsb. aku, nggambar yang 'lumayan' rumit, yang seharusnya jalam simple pun bisa, dan aku nggak bakal di beri nilai atau apa lah. aku nggambar bintang. dan lia, she was right next to me, dia nggambar kotak. daaan finally beliau menyimpulkan kalo aku anaknya rumit, dan perfeksionis. 
I can't be so naive, I am not a simple. I am complicated on my own way. 
It doesn't really matter, but it is me, I am a self smart, I've got to know and understand myself . . 

Sunday, October 16, 2011

Sebenernya gampang jadi diri sendiri itu, 
Pokoknya nggak memikirkan apa yang mereka pikirkan tentang kita
Dan jangan menilai bahwa kamu aneh :)

Kata pak Imam lagi 

Saturday, October 15, 2011

Kepada YTH Diriku


Sandarkanlah...
pada rinai hujan yg luruh... satu-satu
menabuh genting jiwa
meretas senandung gamelan
dalam symphoni laras pelog
lurus......

Cintailah....
seperti senja memeluk...
menyetubuhi mayapada
kelembutan yg terajut...
melahirkan malam

Menangislah...
ketika sebuah hati tersakiti
oleh keegoisan dan keangkuhan bahkan kehampaan
meski memberi rasa pd nestapa
atas nama luka
jangan pernah sembunyi..

Cemoohlah.......
pecinta yg memuja keangkuhan..
meludahi ketulusan....
mengabaikan yg mencintai
mengorbankan diri utk yg tak pantas dicintai
demi mengisi hati beku

Izinkanlah....
Tuhan mengatur hidup ...mu...

a poem from Mr. Imam *a teacher of mine
THANK YOU SO MUCH SIR ! YOU'RE THE ONE WHO CAN REALLY UNDERSTANDS EVERYBODY, ESPECIALLY ME :') 

Friday, October 7, 2011

Eight Smart


We were born as the winner
Check this Eight Smart ! I hope we can find what we are out here :)
.1.Kecerdasan Linguistik : Word Smart
Adalah kecerdasan menggunakan kata-kata secara efektif. Kecerdasan ini sangat berguna bagi para penulis, aktor, pelawak, selebriti, radio dan para pembicara hebat. Kecerdasan juga membantu kesuksesan kariernya di bidang pemasaran dan politik.
Coba anda periksa kepribadian di bawah ini, mana yang merupakan kepribadian anda:
  • Suka menulis kreatif di rumah.
  • Senang menulis kisah khayal, lelucon dan cerpen.
  • Menikmati membaca buku di waktu senggang.
  • Menyukai pantun, puisi dan permainan kata.
  • Suka mengisi teka-teki silang atau bermain scrable.
Yang manakah kemampuan linguistik anda ??
Jika kamu di sekolah, kampus banyak bicara dan kurang memperhatikan pelajaran atau menikmati menulis puisi di rumah tapi tidak mengerjakan PR, senang bercerita. Kamu mepunyai kecerdasan linguistik. Kembangkanlah potensimu terus. Suatu saat kamu akan menjadi seseorang yang hebat.
2. Kecerdasan Logis- Matematis : Number Smart
Kecerdasan yang satu ini adalah ketrampilan mengolah angka dan kemahiran menggunakan logika dan akal sehat. Ini adalah kecerdasan yang digunakan ilmuwan untuk membuat hipotesa dan dengan tekun mengujinya dengan eksperimen. Ini juga kecerdasan yang digunakan oleh Akuntan pajak, pemrogaman komputer dan ahli matematika.
Coba periksa ketrampilan yang ada pada anda saat ini:
  • Menghitung problem aritmatika dengan cepat di luar kepala.
  • Menikmati menggunakan bahasa komputer atau progam software logika
  • Ahli bermain catur, dan permainan strategi lainnya
  • Menjelaskan masalah secara logis
  • Merancang Eksperimen
  • Suka bermain teka-teki logika
  • Mudah memahami sebab-akibat
  • Menikmati pelajaran matematika dan IPA serta mendapatkan prestasi yang bagus
Kemampuan logis yang manakah yang saya miliki ??
Inilah kecerdasan yang dikaitkan dengan kecerdasan dalam bersekolah. Jika kamu memiliki kecenderungan kutu buku, mendapat nilai tinggi IPA, menikmati dan berinteraksi dengan komputer, mencoba mencari jawaban yang sulit, maka Kamu berbakat besar dalam kecerdasan ini. Kembangkan terus, suatu saat kamu akan menjadi seorang ilmuwan, akuntan, insinyur, ahli pemrogaman komputer atau mungkin filosofi.
3. Kecerdasan Spasial : Picture Smart
Ini adalah kecerdasan gambar dan bervisualisasi. Kecerdasan ini melibatkan kemampuan untuk menvisualisasikan gambar di dalam kepala seseorang atau menciptakannya dalam bentuk 2 atau 3 dimensi. Seniman atau pemahat serta pelukis memiliki kecerdasan ini dalam tingkat tinggi.
Coba periksa ketrampilan yang menurut kamu ada pada diri kamu:
Menonjol dalam kelas seni kelas.
  • Mudah membaca peta, grafik dan diagram.
  • Menggambar sosok orang atau benda persis aslinya
  • Mencoret-coret diatas kertas
  • Lebih mudah memahami lewat gambar daripada lewat kata-kata ketika sedang membaca.
Jadi yang manakah kemampuan spasial yang anda miliki ??
Seandaianya kamu menonjol dalam kecerdasan ini, kembangkanlah. Karena suatu saat kamu bisa jadi pelukis, pemahat, designer, dan perancang bangun.
4 Kecerdasan Kinestetik- Jasmani : Body Smart
Kecerdasan jasmani adalah kecerdasan seluruh tubuh (atlet, penari, seniman, pantomim aktor) dan juga kecerdasan tangan (montir, penjahit, tukang kay, ahli bedah)
Coba anda piilih ketrampilan yang ada pada diri anda:
  • Bergerak-gerak ketika sedang duduk
  • Terlibat dalam kegiatan fisik seperti renang, bersepeda, hiking atau bermain skate board.
  • Perlu menyentuh sesuatu yang ingin dipelajari.
  • Menikmati melompat, gulat dan lari.
  • Memperlihatkan kerampilan dalam kerajinan tangan seperti kayu, menjahit, mengukir.
  • Menikmati bekerja dengan tanah liat, melukis dengan jari, atau kegiatan “kotor” lainnya.
  • Suka membongkar sebuah benda kemudian menyusunnya lagi
Lalu kemampuan kinestetik jasmani apa yang anda miliki sekarang ??
Jika anda tidak betah duduk lama-lama dan lebih suka bergerak, menyukai studi lapangan, maka kamu menonjol dalam kecerdasan ini. Maka kembangkanlah terus.
5. Kecerdasan Musikal: Music Smart
Kecerdasan musical melibatkan kemampuan menyanyikan sebuah lagu, mengingat melodi musik, mempunyai kepekaan irama atau sekedar menikmati musik. Dalam bentuknya yang lebih canggih, kecerdasan ini mencakup para diva dan virtuoso piano di dunia seni dan budaya.
Bakat musik adalah sesuatu bakat yang selam ini dibiarkan atau ditelantarkan di sekolah. Jikalau kamu memiliki bakat ini maka ada baiknya mengembangkan di luar lingkungan sekolah.
6. Kecerdasan Antar Pribadi: People Smart
Kecedasan ini melibatkan kemampuan untuk memahami dan bekerj untuk orang lain. Kecerdasan ini melibatkan banyak hal, mulai dari kemampuan berempati, kemampuan memimpin, dan kemampuan mengorganisir orang lain.
Nah jika kalian sangat populer di kalangan teman-temanmu dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan cepat. Maka kamu berbakat dalam kecerdasan ini. Kembangkanlah, suatu saat kamu akan menjadi seorang pemimpin, konselor, pengusaha atau organiser komunitas.
7. Kecerdasan Intra Pribadi: Self Smart
Kecerdasan ini melibatkan kemampuan untuk memahami diri sendiri, kecerdasan untuk mengetahui siapa sebenarnya diri kita sendiri. Kecerdasan ini sangat penting bagi para wira usahawan dan individu lain yang harus memiliki persyaratan disiplin diri, keyakinan, dan pengetahuan diri untuk mengetahui bidang atau bisnis baru.
Jika kamu mampu mengetahui siapa diri kamu sebenarnya, pandai menargetkan dan menentukan target untuk diri sendiri. Kamu percaya diri dan tidak pemalu, maka kamu berbakat dalam kecerdasan ini. Kembangkanlah terus kecerdasan ini karena sangat dibutuhkan dalam kehidupan untuk meraih kesuksesan.
8. Kecerdasan Naturalis: Nature Smart
Kecerdasan naturalis melibatkan kemampuan untuk mengenal bentuk-bentuk alam di sekitar kita: Bunga, burung, pohon, hewan serta flora dan fauna lainny. Kecerdasan ini dibutuhkan di banyak profesi seperti ahli biologi, penjaga hutan, dokter, hewan dan holtikulturalis.
Kita harus ingat bahwa setiap orang memiliki 8 kecerdasan diatas dan setiap harinya digunakan dan dikombinasikannya. Contohnya saja bila pemain sepak bola menggiring bola maka mereka menggunakan kecerdasan kinestetik-jasmani untuk menggiring bola, kecerdasan spasial untuk memvisualisasikan posisi bola setelah lawan menendangnya, dan kecerdasan antar pribadi untuk kerja sama dengan anggota tim lainnya. Akan tetapi mereka memiliki salah satu kecerdasan yang paling dominan yaitu kinestik-jasmani.
Nah sekali lagi untuk menjadi orang yang sukses anda harus bisa mencari dan menemukan kecerdasan yang paling dominan pada diri kamu dan terus mengasahnya agar menjadi talenta dan orang yang sukses dan hebat.

I think that I am a Self Smart one. I love think a hundred different things at once. And it all are about me and what goes around. And hell yeah, I am a complicated one. Mr. Imam says so. He offered me to be a writer, but really I am not interested on it. But I know what  I am gonna do. There is something :)
And again, Everyone born for a reason. God made us not for nothin'. Now I've realized, eventhough I can finish my math, chem, bio, or physics tasks, infact I AM NOT THAT IDIOT ! It's just, I have somethin' in me that doesn't about that lesson though :DD and you know what ? I am totally believe that, so thank you for MR. IMAM ! JUST AN INCREDIBLY INSPIRING TEACHER ! who opens my eyes for this, I am so motivated <3